Jual Airsoft Gun



February 2017
M T W T F S S
« Jan   May »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728  

Recent Posts

Senapan Mesin RPD yang Tetap Legendaris

16472866_1351888151535115_9199525061844199224_nSalah satu senapan mesin regu yang legendaris di dunia adalah AK-47. Senapan dengan peluru berkaliber 7,62 x 39 mm tersebut tentu sudah banyak dikenal oleh banyak pengamat alutisista. Kendati kehadirannya sudah mulai tergeser dengan senjata yang berkaliber 5,56 x 45 mm, series AK-47 seakan tak pernah mati meski telah digunakan sejak era Perang Dunia Kedua.

Jika melihat dari sejarah penggunaannya di Indonesia, senapan yang di Indonesia dilabeli dengan RPD (ruchnoy pulemet degtyarova) ini telah digunakan sejak era Operasi Trikora. Sampai sekarang, senjata tersebut meskipun jumlahnya semakin terbatas, tetap digunakan oleh Polri dan TNI.

Jika dibandingkan dengan senjata berkategori internasional, terutama senjata yang berstandar NATO, RPD akan sejajar dengan FN Minimi dan Ultimax 100 yang merupakan squad automatic weapon dan juga terkategori sebagai light machine gun.

Kali pertama pengoperasian RPD adalah sekitar tahun 1950 oleh Tentara Merah. Senjata yang lahir dari tangan Vasily Degtyaryov tersebut juga telah resmi menjadi satu dari produk negara Tiongkok yang melabelinya dengan Type 56.

Secara garis besar, terutama dari jenis amunisi yang digunakan, RPD memang sangat dekat persamaannya dengan AK-47 standar. Popularitas keduanya pun saling mengikuti. Namun ada satu hal yang khas dari RPD, yakni magasin drum kontainer yang menyerupai Ultimax 100. Istilah drum kontainer muncul perihal kemampuan magasinnya yang mampu menampung 100 peluru.

Mekanisme kerja yang diterapkan pada RPD adalah sistem gas operated long stroke piston dilengkapi dengan locking system recycled. Sepasang flaps berengsel menjadi ciri khusus perpaduan kedua sistem tersebut. Kemudian, mengenai sistem bidik, model yang diterapkan adalah iron sight dengan pengaturan yang dapat menjangkau jarak dari 100 meter hingga 1 kilometer.

Beberapa dari varian RPD pun dibentuk dengan menambahkan side rail. Adanya side rail memungkinkan penambahan perangkat night vision sight yang menambah efektifitas penggunaan pada malam hari dengan pilihan jenis NPS-2.

Kecepatan luncur yang dimiliki RPD per detiknya sekitar 735 meter. Sementara itu, dalam waktu satu menit, proyektil yang dapat diluncurkan RPD mencapai  650 – 750 peluru. Terkait bobot, dengan panjang laras 520 mm dan panjang keseluruhan 1 meter, RPD tanpa drum kontainer memiliki berat sekitar 7,4 kilogram.

Pada era 1960-an, RPD tak hanya digunakna untuk Operasi Trikora. Pada operasi Seroja dan perlawanan GAM, RPD juga turut berperan. Terlepas dari itu, senjata yang dilengkapi bipod tersebut juga menjadi andalan

Write a comment