Jual Airsoft Gun



February 2017
M T W T F S S
« Jan   May »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728  

Recent Posts

LST KRI Baru untuk Satfib TNI Angkatan Laut

16473036_1351871268203470_8527513007110706382_nPada tanggal 17 Januari lalu, LST (Landing Ship Tank) KRI Teluk Kupang 519 telah menyentuh tahap akhir konstruksi fisik. Kendati belum diketahui kapan akan diserahterimakan ke pihak TNI Angkatan Laut, dalam waktu dekat armada kapal mereka jelas akan bertambah, karena mereka telah memesannya untuk pasukan Satfib (Satuan Kapal Amfibi).

Selanjutnya, kapal tersebut akan disempurnakan pada tahapan instalasi persenjataan, instalasi elektronik dan perangkat pendukung lainnya lantas sea trial. Barangkali proses penyerahterimaannya akan dilakukan setelah semua penyempurnaan itu selesai sehingga langsung siap pakai.

Manufaktur pembuat KRI Teluk Kupang tersebut adalah PT DKB (Dok & Perkapalan Kodja Bahari). Sebelumnya, PT persero ini juga telah meluncurkan KRI Kendari 518 kelas AT-117M pada tahun 2014. Namun kapal tersebut saat ini juga belum sempurna pembuatannya, masih dalam tahapan sea trial.

Kementerian Pertahanan telah menggandeng kontrak dengan PT DKB sejak tahun 2012. Tahun 2017 ini seharusnya kedua kapal sudah masuk tahap penyerahterimaan. Namun kenyataannya, satu pun belum ada yang tuntas. Kemoloran tersebut diduga terkait dengan masalah keuangan dari BUMN.

Dari sisi konstruksi dan desain kapal, baik KRI Teluk Kendari 518 dan KRI Teluk Kupang 519 sama-sama menyerupai KRI Teluk Bintuni 520. Desain tersebut pun sejatinya dimiliki oleh PT DKB. Namun lamanya penyelesaian membuat mereka seakan-akan meniru KRI 520.

KRI Teluk Bintuni ini meskipun penggarapannya dimulai terakhir, namun saat ini telah mulai berlayar. Pantas saja karena penggarapnya adalah PT Daya Radar Utama, galangan kapal milik swasta sehingga tak menuai permasalahan keuangan seperti yang dialamai PT DKB.

Dilhat dari ukurannya, KRI Teluk Bintuni 520 diklaim sebagai kapal terbesar dari tipe LST yang dimiliki TNI Angkatan Laut. Ukuran besarnya diwakili dengan tujuh lantai yang dimilikinya.

Kemampuan angkutnya pun mengalami peningkatan siginifikan. Kapal LST yang dimiliki TNI Al sebelumnya hanya mampu mengangkut tank belasan ton dengan jumlah 10. Nah KRI Teluk Bintuni ini daya angkutnya mampu hingga 62 ton per tanknya. Sementara untuk helikopter dapat mengangkut 2 unit lengkap dengan fasilitas hangar.

KRI Teluk Bintuni 520 memiliki dimensi panjang, lebar dan tinggi 120 m x 18 x 11 m. Meski sangat besar, kapal ini mampu melaju dengan kecepatan hinnga 16 knot berkat dua mesin bertenaga 3285 kw.

Untuk persenjataan, ada Bofors berkaliber 40, kanon PSU berkaliber 20 mm, dan SMB (senapan mesin berat) berkaliber 12,7 mm yang membantu pertahanan atau self defence.

Write a comment