Jual Airsoft Gun



February 2017
M T W T F S S
« Jan    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728  

Recent Posts

Kalashnikov ala Tiongkok Norinco AK-2000P

16426013_1348712195186044_7401907702348535203_nManufaktur Tiongkok Norinco (North Industries Corperation) telah banyak memasok persenjataan untuk militer Indonesia. Sebut saja roket anti tank, rudal anti serangan udara, rudal anti kapal, panser, bahkan mortir. Manufaktur tersebut juga disebut memasok senapan serbu yang direncanakan menjadi penerus AK-101/102 buatan Rusia. Senapan tersebut adalah AK-2000P.

Sesuai namanya, AK-2000P dibuat berdasarkan desain yang mengacu pada Kalashnikov (AK) yang sangat populer sejak kemunculan varian AK-47. Desain yang mirip tersebut tentu sangat mendukung karena publik telah mengenal peformanya yang bandel dan handal.

Selain ‘menjiplak’ desain dari AK-47, AK-2000P juga mengambil desain dari AK-101 yang diproduksi oleh manufaktur Izhmash, Rusia. Komplitlah AK-2000P sebagai model AK Kalashnikov yang hadir dari Tiongkok. Kaliber yang diterapkan pun berstandar NATO dengan 45 x 5,56 mm. bahkan, secara keseluruhan, desain dari AK-101 sangat mendominasi performa luar AK-2000P.

Kendati begitu, para pengamat alutsista tentu dapat membedakan mana AK-101 asli Rusia dan mana yang ala Tiongkok. Pada AK-101 kepala tabung gasnya datar sedangkan AK-2000P miring dan melandai. Selain itu, bentuk popornya pun berbeda. AK-2000P masih mencontek Norinco Type-56.

Dengan tipikal seperti itu, harga yang dibandrol untuk AK-2000P pun lebih murah dari AK-101. Jika kita berpatok pada ungkapan “ada harga ada kualitas”, selayaknya hal itu pantas untuk AK-2000P. Alhasil, banyak stok senjata tersebut yang tak dipakai dan hanya diam di barak.

Barangkali kita bertanya-tanya, dengan performa ‘seburuk’ itu kenapa Indonesia tetap membelinya? Ternyata, pembelian AK-2000P berawal dari kepuasan pihak Mabes Polri yang terpikat dari desain senjta populer dengan harga yang sanagt miring. Namun ternyata, kepuasan tersebut tidak berlaku untuk Brimob karena pada dasrnya kebutuhan keduanya memang berbeda.

Dengan dasar opini dari Polri tersebut, buah penyesalan pun diperoleh pasukan Brimob yang telah membeli sekitar 10 ribu pucuk AK-2000P. dan sebagian besar dari stok tersebut hanya mangkir karena performanya tidak sesuai.

Negara lain yang mengalami nasib sama dengan Brimob adalah Filipina. Di negara tersebut juga terdapat stok AK-2000P yang juga banyak. Dan pengguna pertama di Filipina juga adalah polisi. Namun, beberapa stoknya telah beralih tangan ke pasukan teroris yang bermarkas di Mindanau.

Write a comment