Jual Airsoft Gun



February 2017
M T W T F S S
« Jan    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728  

Recent Posts

Ranpur BTR-50P Eksis sejak Tahun 1953

16427719_1348698218520775_5447400053357938910_nInilah kendaraan tempur (ranpur) yang tentu dikenal sebagian besar publik pengamat alutsista Indonesia. Ialah BTR (Browne Transporter) tipe 50P (Palawa) yang telah diketahui menjadi bagian dari alutsista Indonesia sejak tahun 1962. Hal itu tak lepas dari perannya pada Operasi Trikora.

Akan tetapi, ranpur yang bagi Korps Marinir TNI Angkatan Laut disebut pansam (panser amfibi) dan termasuk dalam golongan tank APC atau armored personnel carrier tersebut setelah ditelusuri lebih dalam ternyata telah dimiliki oleh Korps Marinir sejak tahun 1953.

Penelusuran tersebut dilakuakn dengan ‘menyelidiki’ buku berjudul Korps Marinir TNI AL yang diterbitkan pada tahun 1966 oleh Penerbit Korps Marinir bekerjasama dengan LKBN Antara. Pada satu bagian buku tersebut terlihat foto hitam putih yang menunjukkan keberadaan BTR-50P di wilayah Pantai Indramayu Jawa Barat dan tertulis tahun pengambilannya pada 1953.

Pada foto, ranpur BTR-50P dinaiki oleh pasukan KKO Angkatan Laut yang beraksi di area berlumpur. Jika ditelaah lebih detail, pada tahun 1953, Korps Marinir memang tengah menggelar Operasi Indra, tepatnya pada bulan Maret. Dan boleh jadi BTR-50P memang salah satu kendaraan yang mendukungnya.

Lebih lanjut mengenai hal tersebut, salah satu majalah Marinir pada edisi 136 juga menyebutkan bahwa pada operasi tersebut, pasukan KKO yang berjumlah satu batalyon turut menyumbangkan kekuatan. Pasukan KKO tersebut merupakan gabungan dari anggota di Gubeng, Wonokitri, Semampir, dan beberapa pelajar yang kesemuanya di pimpin oleh Mayor KKO Huhnhols.

Dari Surabaya, KKO AL bergerak ke Indramayu dengan menggunakan beragam kapal seperti KRI Alualu, KRI Namlea, KRI Rajawali, KRI Tenggiri, KRI Hang Tua, dan kapal LST (landing ship tank). Setelah turun dari kapal, segenap pasukan segera merapat ke kapal angkut.

Akan tetapi, kapal angkut yang diharapkan mampu berjalan di area lumpur tersebut kurang dapat diharapkan. Akhirnya, dipakailah kendaraan tempur BTR-50P untuk melancarkan operasi tersebut.

Kemampuan BTR-50P tidak terbatas hanya di area lumpur. Kendaraan tempur tersebut juga mampu melaju di perbukitan, jalan pegunungan, dan jalan-jalan terjal serta berbatu.

Setelah melangsungkan Operasi Indra, Korps Marinir TNI Angkatan Laut menggelar Operasi Seroja yang berlangsung pada tahun 1975. Operasi tersebut dilaksankan untuk mempertahankan kota Dili, Timor Timur, yang waktu itu masih menjadi bagian dari Indonesia. BTR-50P juga menjadi bagian untuk menangkis GAM (Gerakan Aceh Merdeka) pada tahun 2002.

Write a comment