Jual Airsoft Gun



January 2017
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Recent Posts

Sistem Kubah Platform Dua Senjata RCWS Elsel LIVET

16142355_1336444356412828_545047248733240798_nRanpur (kendaraan tempur) Anoa berpenggerak 6×6 milik Yonif (Batalyon Infanteri) Mekanis TNI Angkatan Darat telah resmi menggunakan RCWS (remote control weapon system). RCWS tersebut tercatat digunakan untuk ambil andil untuk platform satu senjata pada kubahnya, semisal CIS 50MG berkaliber 12,7 mm atau SMB (senapan mesin berat) FN MP3 dan M2HD.

Nah, bagaimana jika platform senjata pada kubahnya ada dua? Memang model pemasangan dua senjata pada satu platform kubah tidak terlalu populer kendati hal tersebut besar kemungkinannya untuk diaplikasikan. Dan tentu saja itu akan menggandakan kemampuan yang dimiliki.

Bukan tanpa alasan pemilihan hanya satu senjata dibandingkan dua. Kerap kali para perancang menemukan kendala terkait bobot dan konfigurasi total sistem. Kabar baik pun datang dari Italia. Sebuah manufaktur asal Negeri Pizza tersebut, Elsel, memperkenalkan sistem dua platform senjata yang terpadu pada satu kubah. Sistem terpadu tersebut dilabeli dengan nama LIVET (light vehicular turret).

Pada pameran Indo Defence bulan November lalu pun Elsel juga menjadi satu dari ratusan manufaktur yang menjadi partisipan. Display mereka berlangsung di stand indoor. LIVET pun tampil beda dan dianggap sebagai solusi yang kemudian mereka tawarkan kepada pihak militer Indonesia.

Saat itu, kubah LIVET dilengkapi dengan pelontar granat AGL 40 dan SMB tipe M2HB. Keberadaan keduanya dalam satu kubah memang menarik untuk disimak mengingat pada Yonif Mekanis TNI AD keduanya dipasang secara terpisah dengan Anoa yang berbeda pula.

Tak hanya keunggulan itu, sistem LIVET juga telah mencakup sistem stabilizer untuk menjamin akurasi tembakan sekaligus keamanannya. Sistem tersebut ditempatkan pada dudukan kubah. Selain itu, ada pula sistem fire control system yang mendukung pertempuran baik pada siang amupun malam hari.

Posisi penembak berada pada kabin seperti halnya seorang operator RCWS. Keberadaanya untuk mengendalikan control yang dilakukan dengan menggunakan joystick dan dilengkapi panduan pada tampilan layar monitor.

Untuk kamera, perangkat yang wajib ada sebagai basis RCWS, LIVET didukung dengan kamera siang high resolution dan kelengkapan night vision device. Kelengkapan lainnya adalah eyesafe laser rangefinder dan kamera shutterless infrared. Bagian sisi lensa kamera dianggap sebagai yang paling rawan sehingga jika bagian ini terkena bidikan, ketangguhannya tak lagi maksimal.

Kubah LIVET mampu berputar hingga 360 derajat dengan sudut elevasi antara 80 hingga -20 derajat sehingga lebih fleksibel dalam menentukan arah serangan. Beratnya sekitar 160 kilogram dan dapat dibuat lebih berat lagi dengan menambahkn proteksi balistik MIL-STD 4569 untuk perlindungan.

Write a comment