Jual Airsoft Gun



January 2017
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Recent Posts

Senjata Anti-Tank MBDA Milan untuk TNI Angkatan Darat

16195549_1336427726414491_7113179886853863749_nKetika dilakukan pengadaaan kendaraan tempur (ranpur) IFV (infantery fighting vehicle) Marder 1A3, sebenarnya ada senjata lain yang juga dicanangkan untuk diadakan. Senjata tersebut adalah rudal anti-tank Milan yang adalah buatan manufaktur Perancis MBDA. Namun, rencana yang telah ada sejak tahun 2013 itu baru terdengar lagi kabarnya bulan September tahun lalu.

Meski baru didatangkan beberapa bulan lalu, dari segi bawaan teknologi dan usia, Milan sudah tak dapat dikategorikan lagi sebagai senjata baru. Teknologinya setara demgan rudal TOW. Namun tentu saja kehadirannya tidak sia-sia. Arsenal TNI Angkatan Darat kini lebih lengkap.

Nama Milan adalah akronim dari missile d’infanterie leger antichar yang artinya sama saja dengan senjata anti-tank ringan. Pembuatnya adalah manufaktur MBDA yang telah meluncurkan rancangannya untuk kali pertama pada tahun 1962. Sudah sangat tua, bukan? Waktu perilisan dan sertifikasinya dilakukan satu dekade berikutnya, sama dengan rudal TOW 2.

Untuk teknologi, hal yang sangat kentara dari keduanya adalah model SACLOS (semi automatic command to line of sight) yang diusung bersama wire guided. Kendati telah sangat berumur, senjata tersebut tetap menjadi andalan beberapa negara. Setidaknya telah tersebar sejumlah 360 ribu unit rudal dan 10 ribu peluncurnya di seluruh dunia, termasuk juga Indonesia.

Sebagai dukungan operasi di malam hari, sistem peluncurnya dapat ditambahkan dengan thermal sight jenis Milis atau Mira yang diproduksi oleh Thales. Dengan tambahan itu pun performanya tetap jempolan meski telah setengah abad lebih berkiprah, sama dengan TOW 2 yang berprestasi di Turki.

Wire guided yang diusung pun menambah keunggulannya untuk mampu beroperasi tanpa gangguan jamming dari flare atau radio, kecuali jammer yang berbasis sistem proteksi aktif lector optical. Dan bentangan kabel yang digunakan juga tentu memiliki nilai minus, yakni jarak tembak yang terbatas hanya mencapai 2 kilometer. Untuk varian extended range pun hanya mampu hingga 3 kilometer.

Ada beberapa varian dari rudal anti-tank Milan ini. Varian pertama berkaliber 103 mm, varian kedua 115 mm, varian selanjutnya (2T) berkaliber sama namun ada peningkatan penetrasi lapis baja setebal 880 mm, dan varian ketiga dilengkapi dengan electronic beacon dan tandem warhead. Setelah itu, varian extended range hadir dengan peningkatan jarak tembak dan kemampuan tembus baja hingga 1 meter.

Dari beragam varian tersebut, masih belum ada informasi terkait varian mana yang dipilih oleh TNI Angaktan Darat. Namun, terlepas dari mana pun varian yang dipilih, keseluruhan rudal dengan berat 7 kilogram tersebut mampu melaju dengan kecepatan hingga 200 meter per detik atas sokongan dari mesin solid fuel rocket dan sistem steering jet deflector.

Write a comment