Jual Airsoft Gun



January 2017
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Recent Posts

Sarana Simulasi Tempur Rheinmetall SCTT

16002974_1328579890532608_4318042983131752387_nRheinmetall Defence, salah satu manufaktur di negara Jerman, ternyata tak hanya mengandalkan kanon PSU-nya (penangkis serangan umum) dan kendaraan lapis baja sebagai pasokan bagi Indonesia. Manufaktur ini juga aktif memasok SCTT (Submarine Command Team Trainer).

SCTT digunakan oleh TNI Angkatan Laut untuk pelatihan bagi pasukan Korps Hiu Kencana. Pelatiahn itu akan digelar tepat setelah kapal selam Changbogo Class, Nagapasa Class hadir dari Korea Selatan. Dan sembari menunggu, beragam persiapan pun dilakukan termasuk pemasangan perangkat pendukung.

Submarine buatan Jerman itu pun ditempatkan di Surabaya, tepatnya di Kawasan Timur Dermaga Ujung yang memang diperuntukkan untuk pelatihan. Salah satu perangkat yang terkenal dari SCTT adalah Cubicle Sonar yang merupakan simulator dari perangkat navigasi sonar.

Nah, pada Cubicle Sonar ini pun terdapat unit server simulator yang juga dilengkapi dengan instructor control console sejumlah dua unit. Dan sebagai pengendali jalannya skenario latihan nantinya disertakan juga total dua belas display monitor dan console operator sonar sejumlah enam unit.

Fasilitas yang ada pada SCTT juga mencakup SCS atau submarine control simulator yang bekerja sebagai pengendali gerakan own ship (kapal sendiri). Gerakan yang dikendalikan oleh satu unit SCS tersebut mencakup pengubahan haluan, kecepatan, serta kedalaman.

Fasilitas SCS juga didampingkan dengan SERO 400 periscope simulator. Periskop tersebut akan mendapatkan hasil pengamatan yang kemudian divisualkan oleh CIC (combat information center) atau lebih dikenal dengan PIT (pusat indormasi tempur) yang dimiliki TNI Angkatan Laut.

SCTT yang ditawarkan oleh Rheinmetall Defence dikonsep dengan fleksibilitas tinggi dan didesain khusus untuk digunakan sebagai perangkat aplikasi dan latihan. Keseluruhan sensor, termasuk optical electronic pun turut disimulasikan.dengan begitu, semua awak dapat beradapatasi dengan sistem teknologinya.

Manufaktur Rheinmetall Defence memang bukan dalang baru pada pewayangan submarine command team trainer. Sejak 35 tahun yang lalu, mereka telah bergelut dengan itu. Hanya saja, gaung produknya sampai ke Indonesia baru pada 2014 silam pada ajang Indo Defence.

Beberapa negara telah menggunakan produk mereka, seperti Angkatan Laut Inggris, Thailand, dan tentu saja Jerman. Kini Indonesia menyejajarkan namanya sebagai pengguna. Tepat pada tanggal 22 Desember lalu STCC telah diserahkan ke Asisten Logistik Laksamana Muda TNI.

Write a comment