Jual Airsoft Gun



January 2017
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Recent Posts

Peluang FREMM Italia Ikuti Tender Kapal Perang

16002820_1328567427200521_5148314252163517256_nBeberapa negara telah ‘mendaftarkan’ nama mereka menjadi peserta tender untuk pengadaan kapal perang tahun 2017. Denmark, India, dan Perancis adalah tiga di antaranya. Dan selain mereka, sepertinya akan ada lagi satu negara Eropa yang berpeluang turut andil. Ialah Italia yang sebentar lagi akan menyambangi Indonesia.

Italia memang tak sering menampilkan produknya sebagai alutsista Indonesia. Namun, negara ini memiliki cita rasa berbeda pada beberapa produk andalan seperti meriam OTO Melara berkaliber 76 mm yang melengkapi frigat TNI Angkatan Laut. Bahkan, TNL AL pun sempat menggunakan korvet buatan Italia, yakni Almirante Clemente dan Albatross di era 1960-an.

Italia telah memiliki frigrat serbagunaa yang disebt FREMM (Frigate European Multi-Mission). Frigat tersebut akan berkunjung ke beberapa negara di Asia Pasifik, termasuk Indonesia. Bermula di La Spezia Italia, kapal perang tersebut akan berlabuh terkahir di Australia.

Jika kehadirannya di Indonesia masih menyimpan pertanyaan akankah kapal ini akan ikut tender tahun depan, kehadirannya di Australia telah jelas. FREMM telah masuk dalam proyek pengganti frigat Anzac Class, yakni proyek SEA 5000 Future Frigrate. Dan tak hanya Australia yang telah pasti menjadi penggunanya, Perancis, Maroko dan Mesir pun telah memilikinya.

Di kancah internasional, FREMM memang cukup ternama dengan separuh dari total produksi yang telah berlayar saat ini. Apa yang menjadi keunggulan FREMM? Frigat dengan bobot mencapai 6,7 ton ini jelas masuk dalam kategori kelas berat. Lawan padanannya adalah Iver Huitfeldt Class produksi Denmark.

Kendati muncul atas nama Italia, sebenarnya produksi FREMM melibatkan dua manufaktur dari negara yang berbeda. Mereka adalah Fincantieri yang memasukkannya dalam Bergamini Class, sementara manufaktur satunya adalah Armaris asal Perancis yang menobatkannya dalam Aquitaine Class.

Karena dibuat oleh dua negara Eropa, standar kapal perang ini pun di bawah standar NATO. Senjata utama yang diandalkan adalah meriam OTO Melara Super Rapid berkaliber 76 mm dengan sistem VLS (vertical launch system) untuk versi Class Italia. Sementara untuk Class Perancis menggunakan OTO Melara berkaliber 30 mm dengan sistem CIWS (close in weapon system).

Secara garis besar, pesanan Perancis memang lebih canggih dengan adanya rudal jelajah ground to ground VLS 16 x SCALP Naval. Dan untuk berperan maksimal dalam menyerang kapal selam, ada pula peluncur torpedo khusus untuk torpedo MU-90.

Untuk mesin, FREMM menggunakan kombinasi mesin diesel dan mesin turbin yang mampu melaju dnegan kecepatan hingga 27 knots. Kecepatan itu diimbangi pula dengan daya endurance sejauh 11.000 kilometer.

Write a comment