Jual Airsoft Gun



January 2017
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Recent Posts

APC Battle Proven IAG Guardian 4×4

15747515_1317007811689816_6772324319681724117_nPada ajang Indo Defence 2016 lalu, dari beragam jenis kendaraan yang dipamerkan, terlihat bahwa pada segmen kendaraan taktis (rantis) kompetisinya merupakan yang paling ketat. Berbagai produk yang hadir pun memiliki spesifikasi yang hampir-hampir sama. Keunggulan pada poin suspensi, spesifikasi, proyektil, hingga material yang nyaris sama tersebut pada akhirnya menjadikan kualifikasi battle proven sebagai keunggulan murni yang membawa nilai lebih.

Rantis yang telah menyandang predikat battle proven akan otomatis lebih tinggi nilai jualnya. Salah satu contoh rantis atau APC (armoured personnel carrier) tersebut adalah Bushmaster PMV (protected mobility vehicle) yang diproduksi oleh manufaktur Thales asal Australia.

APC tersebut menginspirasi PT Pindad untuk mencipatakan rantis Sanca. Kendaraan taktis tersebut dibuat dari platform Bushmaster PMV yang telah lalu lalang di perang Afghanistan dan Irak. Di Indonesia, sebelum dibuat sebagai platform Sanca, Bushmaster PMV digunakan oleh Kopassus TNI Angkatan Darat.

Nah, ada satu lagi APC yang menjadi sorotan pada Indo Defence bulan November lalu. Ia adalah IAG (International Armoured Group) Guardian yang diproduksi oleh manufaktur asal Kanada. APC IAG Guardian tersebut hadir bersama IAG Jaws. Namun baru Guardian yang menyandang gelar battle proven. Bagaimana detail dari kendaraan rantis yang telah digunakan di wilayah Timur Tengah ini?

Dari segi kemampuan, jika ingin dibandingkan dengan rantis lain, maka APC Turangga bisa jadi perbandingan yang seimbang. Pasalnya, keduanya sama-sama memiliki kemampuan MRAP (mine resistant ambush protected), memiliki ground clearance yang tinggi, dan mampu membawa sejumlah 10 pasukan dalam satu waktu. Namun ternyata, IAG Guardian ‘lebih’ dari APC Turangga.

IAG Guardian berpenggerak 4×4 tersebut mampu menahan serangan peluru dari blast resistance dan high level ballistic. Mesinnya mampu mengahsilkan tenaga sebesar 300 hp hingga 325 hp dari mesin diesel jenis V8 turbo 6.8L atau 6.7L. Kecepatannya pun mampu mencapai 120 kilometer per jam pada medan jalan mulus dengan kemampuan jelajah 800 kilometer.

Untuk proteksinya, ada perlindungan balistik standar hingga STANAG level III atau CEN B7 yang akan membuatnya lebih tangguh menghadapai dampak dari ledakan. Bahkan pihak manufaktur mengatakan bahwa serangan TNT 6 kilogram yang meledak tepat di bawah kendaraan masih dapat ditahan efeknya.

Dalam hal persenjataan, tentu saja senjata yang dipilih bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Namun untuk tipe standar yang dipasang, ada senapan mesin berat berkaliber 12,7 mm M2HB Browing. Sementara itu, tamabahan perangkat pada rantis yang panjangnya 6,1 meter ini mencakup sistem komunikasi HF, sistem fire suppression, long range light, hingga electric winch.

Write a comment