Jual Airsoft Gun



January 2017
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Recent Posts

IFV Versi Udara Mil Mi-35P

15825743_1316983565025574_2606086508038438073_nTNI Angkatan Darat memiliki kendaraan tempur yang dapat dijadikan kendaraan angkut personel berjenis IFV (infantry fighting vehicle). Kendaraan tempur tersebut dipersenjatai pula dengan kanon berkaliber menengah sehingga untuk penyerangan secara langsung dinilai cukup efektif.

Salah satu ranpur (kendaraan tempur) IFV yang dimiliki TNI AD adalah Marder 1A3. Namun selain itu, TNI AD dari kavaleri udara juga memiliki IFV versi udara yang biasa disebut “Flying IFV”. Penyebutan tersebut tak lepas dari perannya yang setara dengan Marder 1A3, namun wujudnya helikopter.

Sebenarnya jika berbicara tentang helikopter sebagai kendaraan angkut personel, pihak TNI AD sudah memiliki cukup stok untuk tugas tersebut. Ada Bell 205 A1, Mil Mi-17 V5, Nbell 412 dan NBO-105. Dan tak hanya sebagai personnel carrier, keempat helikopter tersebut juga bisa dipersenjatai.

Namun keempatnya jelas berbeda dengan Flying IFV. Spesifikasi Flying IFV yang diandalkan dan menjadi kelebihan dibanding helikopter angkut adalah persenjataan yang lebih garang dan ketahanan atas gempuran lawan yang dinilai sangat mumpuni. Dan kelebihan tersebut sudah ada pada Mil Mi-35P. Helikopter yang berada di skadron yang sama dengan Mil Mi-17 V5 tersebut adalah kepemilikan Puspenerbad TNI Angkatan Darat, tepatnya di Skadron 31.

Helikopter Mil Mi-17 V5 patut dianggap sebagai helikopter yang berkemampuan paling mutakhir untuk penyerangan setelah AH-64E Apache buatan Boeing. Mil MI-17 V5 sendiri merupakan buataan manufakur Mil Helicopter yang bermarkas di Rusia. Mari kita ulas dua hal yang menjadi kelebihan helikopter ini.

Dalam hal ketahanan, Mi-35P dilindungi oleh lapisan baja yang mampu melindunginya dari terjangan peluru berkaliber 12,7 mm. Tak tanggung-tanggung, bagian body yang dilindungi lapisan baja tersebut adalah keseluruhan bagiannya, termasuk bilah rotornya. Dan untuk bagian pilot dan co-pilot dibuat berbeda, lapisan bajanya mampu menahan gempuran proyektil berkaliber 37 mm, bahkan yang telah dilapisi dengan material kevlar.

Kemudian, dari sisi persenjataan Mil Mi-35P dibekali dengan senapan berkaliber 23 mm dan roket S-5 berkaliber 57 mm. Tak hanya itu, sejumlah bom dengan berat bervariasi mulai dari 100 hingga 500 kilogram pun turut menjadi perbekalannya. Sistem sayap yang diusungnya, stubbed wing, juga memungkinkannya untuk membawa serta rudal anti-tank.

Dengan panjang 17,5 meter dan tinggi 6,5 meter, berat kosong helikopter ini adalah 8,5 ton. Dibutuhkan tiga awak untuk menjalankannya yang berperan sebagai pilot/co-pilot, teknisi, dan perwira persenjataan.

Mesin yang diadopsi adalah isotov TV3-117 turbin sejumlah dua unit. Mesin tersebut mampu membawanya dengan kecepatan hingga 335 kilometer per jam. Daya endurance-nya selama 4 jam dengan ketinggian terbang maksimal 4,5 kilometer.

Write a comment