Jual Airsoft Gun



November 2016
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Recent Posts

TNI AD Miliki Senjata Sekali Pakai C90-CR Anti-Tank

untitled-1Sejak tahun 2013, TNI Angkatan Darat sudah gencar memberikan pertahanan untuk senjata perorangan. Dan yang dimiliki tergolong sistem persenjataan yang mumpuni. Untuk kelas senjata anti-tank, mereka juga dibekali dengan rudal Javelin yang super canggih buatan Amerika Serikat.

Untuk memperkuat pertahanan personel, rudal tersebut dibeli dengan jumlah 180 unit. Predikatnya yang telah battle proven mmebuat pemerintah Indonesia begitu percaya untuk menjadikannya andalan anti-tank.

Namun tentu saja segala kelebihan itu ada nilai minus-nya. Dan paling jelas hal itu terlihat pada harga yang harus dibayar. Selain itu, wujudnya yang adalah sebuah rudal membuatnya memiliki bobot sekitar 10 kilogram. Berat tersebut membuat pengoperasiannya harus dilakukan oleh 2 orang personel.

Menyikapi kekurangan tersebut, pihak TNI AD pun memutuskan untuk menambahkan senjata anti-tank lapis kedua. Uniknya, senjata tersebut bukanlah rudal namun lebih ke jenis roket LAW (light anti-tank weapon). Bagaimana senjata ini bisa diandalkan setelah Javelin?

Dari jenisnya yang adalah roket anti-tank, senjata dengan nama C90-CR tersebut hampir sama dengan Armburst, termasuk pola pengoperasiannya. Bobot yang tidak terlalu berat, memungkinkannya untuk dioperasikan dengan cara dipanggul. Dan peluncur roket ini bersifat bersifat disposable (sekali pakai).

C90-CR tersedia dalam beberapa tipe yang berbeda, setidaknya ada lima. Tipe pertama adalah C90-CR. Tipe ini adalah tipe standar dengan kekuatan mampu menembus dinding baja dengan tebal 40 cm dan dinding beton setebal 1 meter. Senjata buatan manufaktur Instalanza SA asal Spanyol ini dibekali dengan kekuatan basis amunisi HEAT (high explosive anti tank) yang dapat bekerja maksimal dari jarak 300 meter. Beratnya 4,8 kilogram.

Tipe kedua adalah C90-CR-RB. Tipe ini dirancang dengan peningkatan kemampuan dalam hal jarak dan kekuatan tembus bajanya. Jarak yang dapat dijangkauanya meningkat ke angka 328 meter dan kemampuannya mampu menembus baja dengan ketebalan 48 cm. Untuk amunisi dan beratnya masih sama dengan tipe standar.

Tipe ketiga adalah C90-CR-AM. Dengan bobot sama, kemampuannya cukup berbeda. Dari jarak 200 meter, tipe ini memang hanya mampu menghantam lapisan baja dengan tebal 22 cm, namun beton yang dapat ditembusnya mencapai ketebalan 2,13 meter. Dan amunisinya menggunakan HEAT-frag dengan dual purpose sehingga bisa menghancurkan area sekitar seluas 20 meter persegi.

Sementara tipe keempat dan kelima, bobotnya lebih berat yakni di atas 5 kilogram. C90-CR-BK seberat 5,1 dan C90-CR-FIM 5,3 kilogram. Dari segi hulu ledak, keduanya sama-sama ganda, namun tipe C90-CR-FIM diperkaya dengan fosfor merah sebagai ciri khas senjata pembakarnya.

Dari kelima tipe tersebut, TNI Angkatan Darat memiliki tiga tipe, yaitu tipe standar, tipe C90-CR-RB dan C90-CR-BK. Tipe yang disebut terakhir digunakan sebagai penghancur banker.

Write a comment