Jual Airsoft Gun



April 2017
M T W T F S S
« Feb    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Recent Posts

Apa Itu Airsoft Gun ?

http://www.airsoft-gun.org/wp-content/uploads/2016/08/1.jpg http://www.airsoft-gun.org/wp-content/uploads/2016/08/1.jpg
http://www.airsoft-gun.org/wp-content/uploads/2016/08/2-1.jpg http://www.airsoft-gun.org/wp-content/uploads/2016/08/2-1.jpg
http://www.airsoft-gun.org/wp-content/uploads/2016/08/3.jpg http://www.airsoft-gun.org/wp-content/uploads/2016/08/3.jpg

Bagi mereka yang baru dalam dunia airsoft gun, mainan ini ada replika dari senjata api yang menembakan peluru plastik ukuran 6mm yang umumnya dikenal sebagai “BB”, peluru BB yang di tembakan tidak berbahaya sama sekali bagi manusia namun dapat menyakitkan dan meninggalkan bekas bila terkena kulit, airsoft gun tidak bisa membunuh seseorang atau menyebabkan cedera parah atau pendarahan seperti senjata nyata . Meskipun airsoft dianggap sebagai senjata mainan, prosedur keselamatan tetap harus diterapkan ketika bermain dengan “mainan” replika ini. Beberapa produsen bahkan menggunakan desain dan bahan yang persis dari aslinya, untuk mencapai realisme yang tinggi.

Contoh Sistem AEG

Contoh Sistem AEG

Automatic Electric Gun (AEG) adalah jenis airsoft gun yang paling populer, AEG bekerja dengan menggunakan power dari listrik untuk menggerakan motor yang mengoprasikan sebuah piston yang menhasilkan tenkanan udara yang di gunakan untuk meluncurkan BB, baterai yang di gunakan umumnya adalah jenis NiCd (Nickel Cadmium) namun sering di upgrade menggunakan baterai Li-ion (Lithium Ion). Sistem ini memungkinkan airsoft gun untuk berfungsi secara efisien dengan fitur otomatis, kebanyakan AEG yang menghasilkan Rate-of-Fire realistis yang dapat menembakkan 600-900 bb per menit hampir sama dengan kemampuan senjata aslinya. AEG juga lebih mudah di modifikasi karena memang banyak partnya tersedia di pasaran. versi ekonomis dari AEG adalah Low Powered Electric Gun (LPEG) yang memiliki power lebih kecil di banding AEG karena menggunakan gearbox plastik tidak seperti AEG pada umumnya yang menggunakan gearbox metal

Gas BlowBack (GBB), jenis airsoft yang paling populer selanjutnya adalah GBB, jenis ini di tenagai dengan mengisi airsoft gun dengan gas terkompres seperti green gas atau co2, jenis airsoft gun ini umumnya tersedia dalam bentuk pistol, namun juga tersedia dalam bentuk rifle yang di sebut GBBR (gas blow back rifle), GBB dapat menghasilkan blowback seperti senjata aslinya, yang membuat slide di pistol bergerak saat pistol di tembakan seperti senjata aslinya.

Spring (Kokang) adalah jenis airsoft gun yang di tenagai dengan energi kokang umum di gunakan dalam airsoft gun jenis sniper.

Read more »

Senapan Mesin RPD yang Tetap Legendaris

16472866_1351888151535115_9199525061844199224_nSalah satu senapan mesin regu yang legendaris di dunia adalah AK-47. Senapan dengan peluru berkaliber 7,62 x 39 mm tersebut tentu sudah banyak dikenal oleh banyak pengamat alutisista. Kendati kehadirannya sudah mulai tergeser dengan senjata yang berkaliber 5,56 x 45 mm, series AK-47 seakan tak pernah mati meski telah digunakan sejak era Perang Dunia Kedua.

Jika melihat dari sejarah penggunaannya di Indonesia, senapan yang di Indonesia dilabeli dengan RPD (ruchnoy pulemet degtyarova) ini telah digunakan sejak era Operasi Trikora. Sampai sekarang, senjata tersebut meskipun jumlahnya semakin terbatas, tetap digunakan oleh Polri dan TNI.

Jika dibandingkan dengan senjata berkategori internasional, terutama senjata yang berstandar NATO, RPD akan sejajar dengan FN Minimi dan Ultimax 100 yang merupakan squad automatic weapon dan juga terkategori sebagai light machine gun.

Kali pertama pengoperasian RPD adalah sekitar tahun 1950 oleh Tentara Merah. Senjata yang lahir dari tangan Vasily Degtyaryov tersebut juga telah resmi menjadi satu dari produk negara Tiongkok yang melabelinya dengan Type 56.

Read more »

Ranpur Panser Pandur II Akan Menjadi Bagian TNI AD

16473337_1351850584872205_5771829246682763971_nPada ajang Indo Defence 2016 lalu, terembus kabar akan ada satu kendaraan tempur yang masuk melengkapi jajaran alutista militer Indonesia. Saat itu memang sudah jelas manufaktur mana yang akan memasok, yakni Czechoslovak Group milik Ceko Slovakia. Namun pengguna dari kendaraan tempur (ranpur) tersebut baru terdengar baru-baru ini, yaitu oleh TNI Angkatan Darat.

Ranpur yang dipilih adalah panser Pandur II berpenggerak 8×8. Ranpur tersebut telah dilengkapi dengan teknologi remote control weapon system atau lebih dikenal dengan RCWS.

Pengadaan panser ini dianggap sebagai prioritas oleh KSAD (Kepala Staf TNI AD) karena akan digunakan untuk mengganti panser yang telah berkiprah sangat lama. Rencana pembeliannya pun telah cukup jelas, namun jumlah yang akan dibeli belum ditentukan oleh Jenderal Mulyono selaku KSAD.

Kendati dikenal memiliki spesifikasi 8×8, panser Pandur ini dapat juga dikonfigurasikan dengan pengaturan 6×6. Namun versi 6×6 hanya mampu membawa enam tentara lengkap dengan senjatanya. Semenatra versi 8×8 dapat membawa hingga 12 tentara, dua kali lebih banyak dari versi 6×6. Kedauanya sama-sama dioperasikan oleh tiga orang awak.

Read more »

Peluncuran Kapal Perang dengan Airbag System

16387232_1351847094872554_3262902802409207940_nSatu hal yang menjadi tanda tanya besar bagi kita terkait kapal barangkali proses peluncuran kapal dari galangan ke laut. Bagaimana bisa kapal sebesar dan seberat itu ditarik atau mungkin didorong ke permukaan yang berbeda? Ternyata ada rahasia di balik peluncuran tersebut, yakni airbag system.

Memang tak semua kapal dibekali dengan sistem yang sama untuk diluncurkan ke laut. Namun setidaknya, Indonesia punya dua kapal dengan sistem yang sama untuk peluncuran kendati tonase keduanya sangat berbeda. Ialah KRI Klewang 625 dan KRI Teluk Bintuni yang diluncurkan pada tahun 2012 lalu dari galangan PT Lundin Industry Invest dan PT Daya Radar Utama.

Airbag system adalah sistem yang ciri khasnya ada pada keberadaan bantalan karet sebagai alat untuk membantu peluncuran. Teknologi itu pun kini telah umum digunakan oleh sebagian besar galangan kapal di Indonesia untuk kebutuhan kapal militer atau kebutuhan kapal sipil.

Jika dilihat dari sejarahnya, teknologi tersebut sudah ada sejak tahun 1981 dari galangan kapal yang terletak di Tiongok, Xiao Qinghe, tepatnya di kota Jinan. Saat itu, airbag system digunakan oleh mereka untuk meluncurkan kapal barge yang memiliki ukuran sekitar 60 DWT.

Read more »

Kalashnikov ala Tiongkok Norinco AK-2000P

16426013_1348712195186044_7401907702348535203_nManufaktur Tiongkok Norinco (North Industries Corperation) telah banyak memasok persenjataan untuk militer Indonesia. Sebut saja roket anti tank, rudal anti serangan udara, rudal anti kapal, panser, bahkan mortir. Manufaktur tersebut juga disebut memasok senapan serbu yang direncanakan menjadi penerus AK-101/102 buatan Rusia. Senapan tersebut adalah AK-2000P.

Sesuai namanya, AK-2000P dibuat berdasarkan desain yang mengacu pada Kalashnikov (AK) yang sangat populer sejak kemunculan varian AK-47. Desain yang mirip tersebut tentu sangat mendukung karena publik telah mengenal peformanya yang bandel dan handal.

Selain ‘menjiplak’ desain dari AK-47, AK-2000P juga mengambil desain dari AK-101 yang diproduksi oleh manufaktur Izhmash, Rusia. Komplitlah AK-2000P sebagai model AK Kalashnikov yang hadir dari Tiongkok. Kaliber yang diterapkan pun berstandar NATO dengan 45 x 5,56 mm. bahkan, secara keseluruhan, desain dari AK-101 sangat mendominasi performa luar AK-2000P.

Kendati begitu, para pengamat alutsista tentu dapat membedakan mana AK-101 asli Rusia dan mana yang ala Tiongkok. Pada AK-101 kepala tabung gasnya datar sedangkan AK-2000P miring dan melandai. Selain itu, bentuk popornya pun berbeda. AK-2000P masih mencontek Norinco Type-56.

Read more »

Ranpur BTR-50P Eksis sejak Tahun 1953

16427719_1348698218520775_5447400053357938910_nInilah kendaraan tempur (ranpur) yang tentu dikenal sebagian besar publik pengamat alutsista Indonesia. Ialah BTR (Browne Transporter) tipe 50P (Palawa) yang telah diketahui menjadi bagian dari alutsista Indonesia sejak tahun 1962. Hal itu tak lepas dari perannya pada Operasi Trikora.

Akan tetapi, ranpur yang bagi Korps Marinir TNI Angkatan Laut disebut pansam (panser amfibi) dan termasuk dalam golongan tank APC atau armored personnel carrier tersebut setelah ditelusuri lebih dalam ternyata telah dimiliki oleh Korps Marinir sejak tahun 1953.

Penelusuran tersebut dilakuakn dengan ‘menyelidiki’ buku berjudul Korps Marinir TNI AL yang diterbitkan pada tahun 1966 oleh Penerbit Korps Marinir bekerjasama dengan LKBN Antara. Pada satu bagian buku tersebut terlihat foto hitam putih yang menunjukkan keberadaan BTR-50P di wilayah Pantai Indramayu Jawa Barat dan tertulis tahun pengambilannya pada 1953.

Pada foto, ranpur BTR-50P dinaiki oleh pasukan KKO Angkatan Laut yang beraksi di area berlumpur. Jika ditelaah lebih detail, pada tahun 1953, Korps Marinir memang tengah menggelar Operasi Indra, tepatnya pada bulan Maret. Dan boleh jadi BTR-50P memang salah satu kendaraan yang mendukungnya.

Read more »

Pesawat Baru TNI AU Airbus A400M

16299527_1346171162106814_458370107595741827_nKSUA (Kepala Staf Angkatan Udara) telah mengalami pergantian beberapa waktu yang lalu. Tepat setelah pergantian tersebut, ada kabar gembira yang berhembus terakit penambahan stok alutsista, yakni pembelian pesawat angkut berat Airbus A400M Atlas sebanyak lima unit.

Pembelian tersebut memnag telah masuk pada alokasi anggaran MEF (minimum essential force) II yang dijadwalkan sejak tahun 2015 hingga 2019. Akan tetapi, jumlah unit yang dibeli ada lima.

Membengkaknya jumlah unit tersebut disebabkan karena kebutuhan yang bertambah dan paket pembelian yang tersedia. Dana yang dikeluarkan untuk lima unit pesawat tersebut adalah 2 miliar dolar AS. Menurut Kemhan (Kementerian Pertahanan) RI, kelima pesawat Airbus A400M Atlas itu akan ditempatkan di Skadron Udara 31 dan 32.

Kendati unit yang dibeli cukup banyak dan hubungan Airbus Grup dengna Indonesia (terutama PT Dirgantara Indonesia) telah berlangsung baik dalam waktu yang lama, kesepakatan ToT (transfer of technology) yang biasanya menjadi nilai plus dari pembelian manufaktur luar negeri.

Read more »